Menjaga lingkungan tetap hijau dan bersih adalah tanggung jawab kita bersama.
Banyak hal dapat dilakukan. Nggak usah mikir yang muluk-muluk, mulai dari yang sederhana saja.
Mulai dari rumah kita, mulai dari diri kita....

Minggu, 12 Agustus 2012

Integrasi MagComp dan Buletong: Cara Pintar Atasi Sampah Makanan dan Budidaya Lele di Pemukiman Padat Penduduk


MagComp (Maggot Composter) merupakan komposter sampah makanan yang dirancang khusus untuk budidaya maggot (larva lalat). Keistimewaan komposter ini dibandingkan dengan komposter lain adalah kemampuannya dalam mengolah segala macam sampah makanan yang basah, mudah membusuk dan bau tanpa harus mengeluarkan usaha ekstra. Sampah makanan tidak perlu dipilah, dicacah, dikondisikan kelembapannya, diaduk dan sebagainya. Masukan dan biarkan MagComp bekerja dengan sendirinya. Produk utama dari MagComp adalah maggot yang kemudian dimanfaatkan sebagai suplemen tambahan pakan lele yang dibudidayakan dalam tong atau buletong (budidaya lele dalam tong).

Sabtu, 11 Agustus 2012

MagComp: Alternatif Pengolah Sampah Makanan


Pernahkah Anda mencoba menelisik sampah makanan yang berasal dari dapur atau warung makan? Di dalamnya terdapat beragam sisa materi organik seperti sisa makanan dan buah-buahan, sisa nasi atau sayuran berkuah yang mulai berbau, sisa jeroan ikan yang hendak dimasak yang bau anyir, sisa tulang ikan atau daging yang berbau, dan sebagainya. Sampah tersebut mudah sekali membusuk, kadar airnya tinggi, berbau anyir dan busuk. Sifat tersebut mengundang lalat untuk berkembang biak sehingga dibiarkan beberapa hari saja akan muncul belatung. Sementara itu ketika dikomposkan dalam komposter yang sebelumnya kami disain memerlukan usaha ‘extra’.

MagComp: Alat Praktis Pembiak Suplemen Pakan untuk Buletong


Akhirnya saya sebut komposter yang saya disain dengan nama MagComp (Singkatan dari Maggot Composter). Sudah dua tahun saya coba. Performansinya terbukti bagus, sangat gampang pengoperasiannya, relatif awet, dan murah biayanya serta banyak manfaatnya.

Masih ingat apa itu MagComp? Seperti yang pernah saya tulis dalam blog ini dua tahun yang lalu (September 2010), komposter maggot adalah komposter yang berfungsi untuk budidaya maggot dan mengolah sampah makanan menjadi kompos. Maggot adalah larva lalat yang bentuknya menyerupai ulat.

Jumat, 10 Agustus 2012

Pupuk Cair Buletong


Produk samping dari budidaya lele dalam tong (buletong) adalah pupuk organik cair (POC). Saya sebut pupuk organik cair karena didalamnya mengandung senyawa-senyawa sisa pakan, kotoran lele dan mikroba yang bermanfaat bagi kesuburan tanaman. Buktinya: tanaman buah, herbal dan tanaman hias yang saya siram dengannya tumbuh dengan subur. Tadinya mereka kurang berkembang dan daunnya menguning ditengah cuaca panas, yang tidak turun hujan hampir tiga pekan.

Penggunaannya dilakukan dengan cara menyiramkannya langsung ke tanah atau ke dalam pot tanaman. Tanaman dipupuk dengan POC setiap kali pada saat mengganti media buletong dengan air bersih. Saya belum mengetes sejauh mana level pH-nya dan kandungan unsur NPK-nya. Tapi dari penampakan visualnya, tanaman yang saya siram dengannya tumbuh dengan suburnya, termasuk gulma ikutannya.

Warna POC buletong kecoklatan, terutama dikarenakan suspensi partikel-partikel sisa pakan di dalamnya. Baunya rada anyir, bau pelet pakan lele. Namun beberapa saat ketika disiramkan ke tanaman bau tersebut hilang dengan sendirinya.

Alkhamdulillah: bisa panen lele, tanaman kami subur pula!

Lele Buletong: Super Gurih!


Lele Buletong adalah lele yang dibudidayakan dalam tong. Ketika sudah dimasak rasanya sungguh super gurih. Segar dan sangat nikmat di lidah. Bener, nggak bohong. Anak saya sendiri yang bilang. Lihatlah ekspresinya. Dua ekor habis disantap ketika berbuka shaum (puasa) beberapa hari kemarin…

Ini adalah kali pertama saya memanen ikan lele yang saya budidayakan dalam tong. Tidak semua saya panen. Saya pilih empat ekor lele yang paling gemuk dan gede. Tidak semua dipanen karena saya pingin mencobanya dulu, penasaran akan rasanya.