Menjaga lingkungan tetap hijau dan bersih adalah tanggung jawab kita bersama.
Banyak hal dapat dilakukan. Nggak usah mikir yang muluk-muluk, mulai dari yang sederhana saja.
Mulai dari rumah kita, mulai dari diri kita....

Kamis, 10 Juni 2010

Komposting Metode Caspary

Komposting metode Caspary pada dasarnya merupakan komposting aerobik yang diperuntukan untuk komposting komunal yang skala produksinya di bawah 0,5 ton kompos/hari atau untuk komposting sampah yang berasal dari 1 atau 2 RW. Pengalaman penerapan metode tersebut di beberapa lokasi di Indonesia berjalan baik. Tumpukan terlihat rapi, berbentuk kotak-kotak seperti tahu ‘raksasa’. Operasinya dapat dilakukan full manual sehingga tidak tergantung peralatan mekanis. Hasil komposnya pun cukup berkualitas. Namun demikian, ketika diterapkan dalam skala yang lebih besar, komposting metode Caspary memiliki beberapa kekurangan. Pada skala besar, proses pemadatan dengan cara penginjakkan dan pencetakan dengan boks kayu terlalu ‘ribet’ dan memerlukan waktu yang relatif lama dan tenaga kerja yang relatif banyak. Scale up ukuran boks (menjadi lebih besar dari 1 m3) secara teknis menyulitkan pada saat pembentukan petakan. Proses perguliran dan pembentukan ukuran petakan baru ketika proses komposting berjalan juga sama ‘ribetnya’ ketika pembentukan tumpukan. Selain itu, proses pemadatan tidak cocok untuk sampah yang didominasi oleh sampah makanan, sayuran, dan buah-bahan. Proses pemadatan akan mengakibatkan proses aerasi menjadi terhambat dan juga mengakibatkan air lindi yang tidak dikehandaki.

Tidak ada komentar: